Karang Menghimpun Bayi Kerapu

Editor: Irfan Ahmad author photo
Tentang Karang Menghimpun Bayi Kerapu yang berisi 100 puisi Ibrahim Gibra—nama pena Gufran Ali Ibrahim—sejatinya adalah  cara bertutur tentang Maluku Utara di masa lalu, saat ini dan apa yang diimajinasikan nanti. Imajinasi itu bisa juga tentang kota yang punya tol, resto, kereta argo parahiyangan, tiang tiang atau tentang cinta yang memeluk rindu.

Lewat buku ini, Ibrahim Gibra memberi otokritik lewat puisi-puisi yang Ia tulis dengan riang. Padahal Ia sebagaimana kita yang sebagian kecil juga gelisah dengan masa lalu yang hilang. Ia menulis puisi–puisi ini karena meyakininya sebagai ibadah. Kata-kata adalah pembuka kebaikan seperti doa yang dirapal dengan lamat-lamat. Ralph Waldo Emerson - filsuf Amerika yang juga seorang penulis - memberi kesaksian penting bahwa melalui puisi, kita mengajarkan (kebaikan) sebanyak mungkin dengan kata-kata yang sesedikit mungkin. Dengan ini kita berterima kasih pada "Karang" yang masih setia menghimpun bayi kerapu.

Hallo Semuanya!!!

Sekalian mau ngabarin ni, kalau buku sajak  Ibrahim Gibra “Karang Menghimpun Bayi Kerapu” Sudah ready dan alhmadulillah bisa dibeli di Ternate. Buruan jangan sampai kehabisan READY STOCK!  Buat yang minat bisa menghubungi di nomor: 082252105215 (Indit) atau KLIK PESAN di bawah ini.

 KLIK PESAN

Share:
Komentar

Terkini